JawaPos.com – Institut Bisnis dan Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (Stikom) resmi menjadi Universitas Dinamika (Undika) kemarin (3/9). Dengan perubahan status perguruan tinggi (PT) tersebut, Undika menyiapkan program baru dalam jangka pendek maupun panjang. Salah satunya, mendirikan program studi (prodi) baru pariwisata berbasis TI.

Rektor Undika Prof Budi Djatmiko menyatakan, perubahan nama dan status Stikom sudah mendapatkan surat keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Nomor 655/KPT/I/2019 pada 2 Agustus 2019. Perubahan status itu tidak mudah dicapai. Sebab, ada sederet syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya, berkaitan dengan prodi.

’’Perjuangan Stikom menjadi Undika sudah dilakukan sejak lama. Dulu ada persyaratan minimal memiliki sepuluh prodi sarjana. Dengan kebijakan baru, menjadi universitas hanya membutuhkan minimal empat prodi,’’ katanya setelah dilantik sebagai rektor Undika kemarin.

Saat ini Undika telah menyiapkan prodi baru pariwisata. Prodi tersebut sangat dibutuhkan karena Indonesia memiliki potensi wisata yang sangat besar untuk dikembangkan. ’’Kami sudah mempersiapkan diri. Kampus di sisi selatan juga sudah dirancang untuk pembangunan hotel mini yang smart,’’ katanya.

Bukan hanya itu, sistem pembelajaran prodi baru tersebut juga akan berbasis TI.