Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya

The Rolling Stones

 

The Rolling Stones merupakan salah satu band rock besar kenamaan yang dibentuk di London pada tahun 1962 yang beranggotakan Mick Jagger (vokalis), Charlie Watts (drum), Keith Richards (gitar), dan Ronnie Wood (bass). Grup ini telah tampil dalam tur selama lebih dari 50 tahun dan selalu berlatih bersama sebelum pertunjukan dimulai. Mereka menyatakan bahwa untuk membentuk keunggulan menjadi kebiasaan mereka perlu bekerja sama, dan untuk itu perlu latihan berulang-ulang.

 

Sebelum siap melakukan tur, latihan intensif dilakukan selama dua bulan. Latihan ini memungkinkan band untuk tampil dengan komunikasi telepati yang hampir sempurna. Richards mengatakan, bahwa dia tahu persis apa yang terjadi hanya dengan melihat tangan kiri Watts ketika bermain. Jika sesekali pada saat tampil tempo musik pernah menyeret, satu pandangan dari Richards ke Wood berbicara banyak.  Bersama-sama mereka akan meningkatkan kecepatan tempo bermainnya, Ronnie Wood menyebutnya sebagai 'percakapan melalui musik'.

 

Keberhasilan Stones berasal dari setiap anggota yang memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. Richards adalah seorang pemimpin spiritual bagi mereka, Watts sebagai tulang punggung band, Wood sebagai mediator, sedangkan Jagger bertugas mengendalikan segala sesuatu yang dia bisa, Ia seorang chief executive dalam banyak hal. Masing-masing anggota band telah memiliki bakat dalam dirinya sendiri, hal ini merupakan bagian chemistry yang dimiliki band pada masing-masing dari mereka agar bisa bekerja dengan baik.

 

Seringkali ketika tidak sedang mengadakan latihan, menulis lagu ataupun tur, mereka cenderung menjalani kehidupan mereka secara terpisah. Mulai dari beralih ke Karibia untuk memanjakan diri sendiri di luar kegiatan, Wood yang mempersembahkan acara radionya, Jagger yang memiliki perusahaan musik sendiri, dan Charlie yang memainkan jazz dengan band besarnya sendiri. Namun ketika mulai bersama-sama lagi, mereka kembali bersemangat untuk membuat prospek keluar dan membuat musik bersama lagi. Menjadi bagian dari Rolling Stones merupakan cara terbaik bagi setiap anggota untuk mencapai tujuan individual mereka.

 

 

Sahabat, seperti The Rolling Stones, tidak ada team dalam band yang sama satu sama lain. Perbedaan yang ada justru dapat membuat mereka menjadi sebuah band besar. Karena mereka mengerti bahwa team akan berhasil ketika mereka menguasai tugas masing-masing untuk bekerja sama membangun team dengan baik. Mereka memanfaatkan waktu luang untuk merefresh pikiran masing-masing, agar nantinya ketika bekerja bersama mereka tetap fokus dan dapat menghasilkan karya-karya besarnya.

Team terbaik adalah mereka yang menggabungkan individu dengan memahami pentingnya kekuatan team. Mari bersama kita kembangkan potensi kita masing-masing, untuk mencapai tujuan, serta meraih visi misi Institusi yang menjadi goal team. Rahasia menjadi team yang sangat baik adalah tidak ada pemain pengganti untuk komitmen pekerjaan yang dimiliki , dan tetap konsisten pada hal yang diperlukan untuk membangun team yang lebih baik.

 

 

 *saduran dari berbagai sumber

 

RELATED ARTICLES :

Copyright © 2016 - 2018 Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya. All rights reserved.