Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya

Leonardo da Vinci

Leonardo da Vinci merupakan anak dari seorang notaris muda pada masa itu bernama Ser Piero dan istrinya seorang gadis petani bernama Caterina. Leonardo da Vinci lahir pada tanggal 15 April 1452 di Vinci, Italia.

 

Da Vinci tumbuh menjadi anak yang jenius. Ia menjadi seorang pelukis, pematung, arsitek, insinyur militer serta guru gambar. Hingga Ia pun dikenal sebagai “Manusia Renaissance”. Dalam buku "The Book of Genius", Tony Buzan dan Raymond Keene menjelaskan bahwa Leonardo da Vinci adalah seorang jenius terbesar sepanjang jaman, mereka menjelaskan bahwa Da Vinci lebih jenius ketimbang Albert Einstein dan Sir Isaac Newton.

 

Banyak orang mengenal Da Vinci karena lukisan fenomenal Monalisa yang Ia buat. Tapi ternyata selain melukis Ia memiliki kemampuan lain meliputi ahli ilmu anatomi, astronomi, teknik sipil bahkan kuliner. Da Vinci juga merupakan seorang penemu, Ia menyusun rancangan untuk mesin terbang, helikopter, parasut dan barang-barang mencengangkan mesin air, mesin pembuat ulir baut, dan lain-lain.

 

Apabila dibayangkan, apa yang membuat da Vinci begitu kreatif dan jenius?

 

Apa yang membuat Ia mampu untuk mempelajari banyak hal hingga Ia dapat menciptakan alat-alat bahkan lukisan yang fenomenal sekalipun?

 

Dalam buku "Hot to Think Like Leonardo da Vinci", karya Michael J. Gelb. Dijelaskan bahwa ada 7 sikap yang melekat pada diri Leonardo da Vinci yang dapat kita terapkan dalam diri masing-masing, yaitu:

 

1.    Meiliki keingintahuan yang besar, dan selalu mencari dan mencari hal yang baru.

2.    Memiliki keteguhan dalam menguji pengetahuan melalui pengalaman, ketekunan, dan kesediaan belajar dari kesalahan.

3.    Penajaman indra secara terus menerus.

4.    Kesediaan untuk menerima ketidakjelasan atau ketidakpastian.

5.    Penggunaan otak yang seimbang, yaitu otak kiri dan otak kanan.

6.    Pemanfaatan potensi tubuh yang benar, serta

7.    Memiliki pemikiran yang sistematik.

 

Kita bisa mengambil kesimpulan dari kehidupan Leonardo da Vinci, bahwa kreatif serta kejeniusan yang Ia miliki bukanlah semata bawaan sejak lahir, tetapi dibangun dari 7 sikap yang Ia miliki dan terapkan. Jenius dan kreatif merupakan sesuatu yang diciptakan, bukan dilahirkan. Hanya saja, kebanyakan manusia tidak berniat untuk mengoptimalkan kemampuannya dengan sungguh-sungguh sesuai potensi yang telah dimiliki.

 

 

Sahabat, seringkali kita beranggapan bahwa kita tidak bisa untuk menjadi seorang yang jenius. Banyak dari kita pun berpikir bahwa kita tidak bisa menjadi kreatif.

Kreativitas serta kejeniusan bukanlah sebuah keterampilan, kreativitas akan datang perlahan, sebagai proses yang harus kita pupuk dan pelihara. Ide kreatif seringkali datang kepada seseorang ketika dirinya sudah berada di posisi terakhir dan terdesak.

Mari berusaha mengembangkan potensi yang kita miliki dengan mau belajar, mencari dan mempelajari hal-hal baru.

Yakinlah bahwa setiap orang itu kreatif - yang berbeda hanyalah proses dan jenis kreativitas yang dimiliki.

 

 

"Learning is the only thing the mind never exhausts, never fears, and never regrets"
-Leonardo da Vinci-
 
*saduran dari berbagai sumber

 

RELATED ARTICLES :

Copyright © 2016 - 2018 Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya. All rights reserved.